Makassar – Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar kembali melaksanakan rapat evaluasi pembangunan Zona Integritas di Ruang Rapat Bapas Kelas I Makassar, Selasa (21/7). Rapat dipimpin oleh Ketua Tim Pokja, Asnidar, dan diikuti oleh seluruh anggota tim guna memastikan setiap tahapan pembangunan Zona Integritas berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Agenda rapat difokuskan pada peninjauan progres pemenuhan data dukung pada masing-masing area perubahan, sekaligus mengevaluasi tindak lanjut atas hasil koreksi dan verifikasi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan. Evaluasi dilakukan sebagai langkah untuk memastikan seluruh dokumen pendukung telah memenuhi standar yang dipersyaratkan dalam proses pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Rapat diawali dengan arahan dari Ketua Tim Pokja, Asnidar, yang menekankan pentingnya kolaborasi dan konsistensi seluruh anggota dalam menyelesaikan setiap tindak lanjut secara tepat waktu. Selanjutnya, Sekretaris Tim Pokja, Husnul, memaparkan perkembangan terbaru terkait penyempurnaan data dukung pada masing-masing area perubahan, disertai identifikasi dokumen yang masih memerlukan pembaruan maupun penyempurnaan.
Dalam sesi evaluasi, setiap koordinator area perubahan menyampaikan capaian, kendala, serta strategi percepatan penyelesaian dokumen. Melalui diskusi yang berlangsung konstruktif, tim menyepakati sejumlah langkah tindak lanjut agar proses penyusunan data dukung dapat diselesaikan secara lebih efektif, sistematis, dan sesuai dengan indikator penilaian.
Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar, Surianto, menyampaikan bahwa evaluasi yang dilaksanakan secara berkesinambungan merupakan bagian dari budaya kerja dalam mewujudkan Zona Integritas. Menurutnya, setiap proses penyempurnaan data dukung harus dipandang sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan pelayanan publik, sehingga pembangunan Zona Integritas tidak hanya tercermin dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari perubahan nyata dalam budaya kerja, integritas, dan kualitas layanan kepada masyarakat.
Narasi: MFZ
Wartawan: Rusdi Dullahi, Editor: Rusdi Dullahi

Tinggalkan Balasan