Makassar, 23 Juli 2026 – Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak (BKA) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar, Muhiddin, memimpin penataan area ketahanan pangan Bapas Makassar, Kamis (23/7). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan kawasan ketahanan pangan yang selama ini menjadi sarana pembimbingan sekaligus edukasi bagi klien pemasyarakatan dan peserta magang.
Pada kegiatan tersebut, Muhiddin bersama jajaran melakukan pemasangan dan penataan tiang penyangga dari kayu yang akan digunakan sebagai media rambat tanaman kacang panjang. Penataan dilakukan agar proses budidaya dapat berjalan lebih teratur, memudahkan perawatan tanaman, serta mengoptimalkan hasil panen.
Menurut Muhiddin, area ketahanan pangan tidak hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab kepada klien maupun peserta magang yang terlibat dalam setiap prosesnya.
“Ketahanan pangan yang kami bangun bukan sekadar menghasilkan panen. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan bekerja, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mengajarkan bahwa setiap hasil yang baik lahir dari proses yang dirawat dengan konsisten,” ujar Muhiddin.
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, mengapresiasi upaya pengembangan area ketahanan pangan yang terus dilakukan oleh jajarannya. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang memberikan manfaat nyata karena mengajarkan keterampilan praktis sekaligus membangun karakter melalui aktivitas yang produktif.
Melalui pengembangan area ketahanan pangan ini, Bapas Kelas I Makassar terus mendorong terciptanya lingkungan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan sebagai bekal bagi klien pemasyarakatan dalam menjalani proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat.
Narasi: MFZ
Wartawan: MFZ, Editor: INS

Tinggalkan Balasan