Makassar – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar, Dr. Surianto, melaksanakan tes kemampuan membaca Al-Qur’an bagi mahasiswa peserta magang di Masjid Al Hidayah Bapas Kelas I Makassar, Kamis (6/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan karakter spiritual yang terintegrasi dalam pelaksanaan pendidikan magang di lingkungan Bapas Kelas I Makassar.
Pelaksanaan tes dilakukan secara bergiliran, di mana setiap mahasiswa maju satu per satu untuk membaca ayat suci Al-Qur’an di hadapan Kepala Bapas Kelas I Makassar. Melalui kegiatan ini, kemampuan membaca Al-Qur’an masing-masing peserta dapat dipetakan sebagai dasar penyusunan pembinaan yang lebih tepat sasaran selama menjalani masa magang.
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Dr. Surianto, menjelaskan bahwa tes baca Al-Qur’an bukan dimaksudkan sebagai bentuk penilaian semata, melainkan sebagai langkah awal untuk mengetahui kemampuan dasar setiap peserta sehingga pembinaan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Menurutnya, mahasiswa yang masih memerlukan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an akan diikutsertakan dalam program pelatihan membaca Al-Qur’an yang menjadi bagian dari kurikulum pembinaan selama menjalani pendidikan magang di Bapas Kelas I Makassar.
“Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan hal yang penting dan harus menjadi perhatian. Melalui tes ini kita dapat mengetahui kemampuan setiap peserta, sehingga bagi yang masih memerlukan pembinaan dapat mengikuti pelatihan membaca Al-Qur’an selama menjalani program magang. Kami ingin proses magang tidak hanya membekali peserta dengan kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga membentuk karakter, integritas, serta kualitas spiritual mereka,” ujar Surianto.
Ia menambahkan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk calon insan pekerja yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki akhlak, moral, dan nilai-nilai keagamaan yang kuat sebagai landasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Makassar berharap program magang mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keseimbangan antara kompetensi keilmuan, keterampilan profesional, serta karakter spiritual yang kuat, sehingga siap menjadi insan yang berintegritas, humanis, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Narasi: MFZ
Wartawan: MFZ, Editor: INS

Tinggalkan Balasan