BIMBINGAN KEPRIBADIAN KLIEN, BAPAS MAKASSAR AJAK PESERTA BANGUN KARAKTER DAN TINGKATKAN KETAHANAN DIRI

Makassar – Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar kembali menggelar kegiatan Bimbingan Kepribadian bagi Klien Pemasyarakatan di Masjid Al-Hidayah Bapas Makassar, Selasa (30/6). Kegiatan diikuti oleh 28 Klien Pemasyarakatan sebagai bagian dari program pembimbingan untuk memperkuat karakter, spiritualitas, dan kesiapan menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Urusan Umum Bapas Kelas I Makassar, Delcaria Amir, yang juga bertindak sebagai keynote speaker. Dalam arahannya, Delcaria mengajak para peserta untuk membangun ketahanan diri (self resilience) di tengah tantangan kehidupan modern agar tidak kembali terjerumus dalam perilaku yang melanggar hukum.

Menurutnya, setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik apabila memiliki komitmen, pengendalian diri, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan secara positif.

Selanjutnya, materi bimbingan disampaikan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda Bapas Makassar, Andi Moh. Hamka, dengan tema “Menjadi Orang yang Utama dan Prima.” Dalam pemaparannya, Hamka mengajak para Klien untuk terus memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi pembentukan karakter, menjaga integritas, menumbuhkan akhlak yang baik, serta membangun rasa tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti penyampaian materi maupun sesi diskusi. Melalui dialog yang dibangun, peserta diberikan ruang untuk berbagi pengalaman sekaligus memperoleh motivasi dalam menjalani proses pembimbingan.

Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, menyampaikan bahwa bimbingan kepribadian merupakan salah satu program penting dalam proses pembimbingan Klien Pemasyarakatan. Menurutnya, perubahan perilaku yang berkelanjutan harus diawali dengan pembentukan karakter, penguatan mental, dan nilai-nilai moral yang baik.

“Pembimbingan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan pola pikir yang positif. Kami berharap setiap Klien mampu memperkuat integritas, mengendalikan diri, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehingga dapat kembali berperan secara positif di tengah masyarakat,” ujar Surianto.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Makassar terus berkomitmen menghadirkan program pembimbingan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban Klien Pemasyarakatan, tetapi juga mendorong terbentuknya pribadi yang lebih baik, mandiri, dan siap menjalani proses reintegrasi sosial secara optimal.

Narasi: MFZ

Penulis: MFZEditor: IRSHNL