BENTUK KARAKTER KLIEN ANAK, BAPAS MAKASSAR LIBATKAN DALAM PENGELOLAAN KETAHANAN PANGAN

Makassar, 8 Juli 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar terus mengembangkan program pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter bagi Klien Anak. Salah satunya melalui pelibatan Klien Anak yang sedang menjalani pembinaan dalam program Griya Abhipraya Sombere untuk mengelola area ketahanan pangan di lingkungan Bapas Kelas I Makassar, Rabu (8/7).

Dalam kegiatan tersebut, para Klien Anak secara rutin melaksanakan perawatan tanaman setiap pagi, mulai dari memantau pertumbuhan tanaman, menyiram, membersihkan area tanam, hingga memanen hasil budidaya yang telah siap dipetik. Seluruh aktivitas dilakukan di bawah pendampingan petugas sebagai bagian dari proses pembinaan yang mengedepankan pembelajaran melalui praktik secara langsung.

Melalui kegiatan ini, Klien Anak tidak hanya dibekali keterampilan dasar dalam budidaya tanaman, tetapi juga dilatih untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan bekerja sama, serta konsistensi dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam membentuk karakter positif dan mendukung proses reintegrasi sosial.

Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar, Surianto, mengatakan bahwa pembinaan terhadap Klien Anak harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku.

“Pembinaan tidak cukup hanya melalui pemberian materi. Anak-anak perlu dilibatkan dalam kegiatan yang produktif agar mereka belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan menghargai setiap proses. Program ketahanan pangan menjadi salah satu media pembinaan yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai tersebut sekaligus membangun kepercayaan diri mereka sebagai bekal kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat,” ujar Surianto.

Melalui pengelolaan area ketahanan pangan, Bapas Kelas I Makassar berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban selama menjalani proses pembimbingan, tetapi juga mampu membentuk karakter, meningkatkan keterampilan hidup, serta mempersiapkan Klien Anak menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan bertanggung jawab di masa depan.

Narasi: MFZ

Penulis: MFZEditor: IRSHNL