Makassar — Dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik, Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar mengikuti kegiatan skrining kesehatan jiwa yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar, Rabu (29/4).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dr. Hasanuddin Massaile ini diikuti oleh pejabat struktural, pegawai, serta peserta magang. Selain itu, kegiatan juga melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kassi-Kassi sebagai pelaksana teknis skrining.
Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan Kantor Wilayah serta Kepala Bapas Makassar, Surianto, yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pemasyarakatan yang kompleks dan penuh dinamika.
Tim dari Dinas Kesehatan Kota Makassar kemudian memberikan pemaparan mengenai pentingnya kesehatan jiwa, termasuk deteksi dini gangguan mental, serta langkah pencegahan dan penanganan yang dapat dilakukan baik secara mandiri maupun melalui layanan kesehatan.
Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti proses skrining kesehatan jiwa secara bertahap. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi psikologis pegawai sekaligus memberikan rekomendasi tindak lanjut bagi peserta yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta yang aktif dalam sesi diskusi dan konsultasi. Melalui kegiatan ini, Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar berharap kesadaran akan pentingnya kesehatan mental semakin meningkat, sehingga mampu menunjang produktivitas kerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Narasi: MFZ












