Makassar — Komitmen membangun birokrasi yang berintegritas terus diperkuat oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar melalui pertemuan rutin Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pencanangan Zona Integritas yang kembali digelar pada Rabu (11/3). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat kantor dan dihadiri langsung oleh Kepala Bapas Makassar bersama seluruh anggota tim Pokja.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal dalam memastikan kesiapan pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Fokus utama pembahasan pada pertemuan kali ini adalah memastikan kelengkapan data dukung dalam Lembar Kerja Evaluasi (LKE) yang menjadi salah satu instrumen penting dalam proses penilaian.
Dalam arahannya, Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar, Surianto, menekankan pentingnya ketelitian dan koordinasi yang baik antar Pokja dalam menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan. Ia mengingatkan bahwa setiap data dukung harus disusun secara sistematis dan mampu menggambarkan implementasi nyata dari program pembangunan Zona Integritas di lingkungan Bapas Makassar.
Pada kesempatan tersebut, Surianto juga meminta masing-masing kelompok kerja untuk memaparkan capaian yang telah dilakukan sesuai dengan area perubahan yang menjadi tanggung jawabnya. Melalui pemaparan tersebut, forum rapat dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi sekaligus sarana berbagi informasi terkait progres yang telah dicapai.
Selain itu, para peserta rapat juga didorong untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pemenuhan data dukung. Hal ini dilakukan agar setiap permasalahan dapat segera dibahas bersama dan dicarikan solusi yang tepat sehingga proses pembangunan Zona Integritas dapat berjalan secara optimal.
Narasi: MFZ












