Gelar Evaluasi Rutin, Tim Pokja Zona Integritas Bapas Makassar Bahas Jingle dan Yel Yel

 

Makassar — Upaya memperkuat pembangunan budaya integritas terus dilakukan oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar. Hal tersebut tercermin dalam rapat evaluasi rutin Tim Kelompok Kerja (Pokja) pencanangan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang digelar pada Senin (9/3) di ruang rapat kantor.

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bapas Makassar bersama seluruh anggota tim Pokja. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi internal untuk meninjau perkembangan pembangunan Zona Integritas sekaligus memperkuat koordinasi dalam pemenuhan berbagai indikator yang telah ditetapkan.

Dalam agenda evaluasi tersebut, masing-masing kelompok kerja memaparkan perkembangan pemenuhan data dukung yang telah diunggah pada sistem penilaian Zona Integritas. Forum rapat juga menjadi ruang terbuka bagi setiap Pokja untuk menyampaikan kendala yang dihadapi dalam proses pengumpulan maupun pengunggahan data dukung.

Melalui diskusi bersama, berbagai tantangan yang muncul dibahas secara konstruktif guna menemukan langkah-langkah solutif yang dapat mempercepat dan menyempurnakan proses pemenuhan indikator pembangunan Zona Integritas di lingkungan Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar.

Selain membahas aspek teknis pemenuhan data dukung, rapat kali ini juga diwarnai dengan diskusi mengenai penguatan identitas dan semangat kebersamaan di lingkungan organisasi. Para peserta rapat bertukar gagasan terkait perumusan jingle, yel-yel, serta slogan institusi yang dinilai mampu merepresentasikan nilai integritas, profesionalisme, dan semangat pelayanan yang menjadi fondasi kerja Bapas Makassar.

Inisiatif ini dipandang penting sebagai bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang kuat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap institusi. Dengan adanya identitas kolektif yang kuat, diharapkan seluruh pegawai dapat semakin solid dalam mewujudkan lingkungan kerja yang berintegritas serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Melalui evaluasi rutin dan penguatan berbagai aspek organisasi tersebut, Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar terus menunjukkan komitmennya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang tengah digelorakan secara nasional.

Narasi: MFZ