Bapas Makassar Lakukan Analisis Kebutuhan Belanja Modal dan Inventarisasi BMN di Pos Bapas Takalar dan Jeneponto

 

MAKASSAR, TIMURNEWS. COM– Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar melaksanakan kegiatan Analisis Kebutuhan Belanja Modal dan Inventarisasi Fisik Barang Milik Negara (BMN) pada Pos Bapas Takalar dan Pos Bapas Jeneponto, Kamis (26/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sarana prasarana guna menunjang optimalisasi pelayanan kepada klien pemasyarakatan di wilayah kerja.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Andi Sri Wahyuni, bersama jajaran pejabat struktural dan staf. Tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik aset, pencocokan data administrasi, serta identifikasi kebutuhan peralatan kerja di masing-masing pos.

Proses inventarisasi dilakukan melalui pendataan riil terhadap BMN yang tersedia, meliputi kelayakan fungsi, tingkat pemanfaatan, serta kebutuhan penambahan atau penggantian fasilitas. Sementara itu, analisis kebutuhan belanja modal difokuskan pada perencanaan pengadaan sarana pendukung operasional agar pelayanan pembimbingan, pengawasan, dan registrasi klien dapat berjalan lebih efektif.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Bapas Makassar dalam mewujudkan tata kelola aset negara yang tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan data yang akurat, perencanaan anggaran diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Kepala Bapas Makassar, Surianto, menegaskan bahwa penguatan infrastruktur pelayanan di setiap pos merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas layanan publik. Ia menyampaikan bahwa ketersediaan sarana yang memadai akan berdampak langsung pada kinerja petugas serta kenyamanan klien dalam mengakses layanan pemasyarakatan. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar sesuai rencana.

Narasi: MFZ