Makassar, 15 Juli 2026 – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar, Surianto, bersama jajaran pejabat struktural mengikuti Upacara Pelantikan Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara daring dari Ruang Rapat Kepala Bapas Makassar, Rabu (15/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan agenda nasional Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Dalam upacara tersebut, Rudi Setiawan resmi dilantik sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Jusuf Adiwinata, Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis di Indonesia.
Dalam arahannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. Kehadiran Inspektur Jenderal yang baru diharapkan semakin memperkuat fungsi pengawasan internal kementerian sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Usai pelantikan, Inspektur Jenderal yang baru melaksanakan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan secara independen, objektif, dan berintegritas. Prosesi tersebut turut disaksikan oleh para Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, menyampaikan bahwa jajaran Bapas Makassar siap mendukung penguatan fungsi pengawasan internal sebagaimana menjadi arah kebijakan kementerian. Menurutnya, pengawasan yang efektif merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi yang bersih, profesional, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Keikutsertaan Bapas Kelas I Makassar dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk terus menyelaraskan pelaksanaan tugas dan fungsi dengan kebijakan strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat budaya integritas, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Pemasyarakatan.
Narasi: MFZ












