Makassar — Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar melaksanakan kegiatan apel pagi pegawai pada Selasa (23/6) di Aula Dr. Hasanuddin Massaile. Kegiatan juga diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh Pembimbing Kemasyarakatan dan petugas Pos Bapas yang bertugas di wilayah kerja masing-masing.
Apel pagi dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Bapas Kelas I Makassar, Andi Dikman, dan diikuti oleh pejabat struktural, JFT/JFU, mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekip), serta mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam amanatnya, Andi Dikman mengingatkan seluruh pegawai untuk senantiasa memperhatikan ketertiban penggunaan pakaian dinas beserta atribut yang melekat sebagai bagian dari disiplin aparatur negara. Ia menegaskan bahwa kelengkapan atribut tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menunjukkan profesionalisme dan identitas sebagai insan Pemasyarakatan.
Adapun atribut yang diingatkan meliputi baret dan bivakmut, pin nama, pin instansi, ID card, papan nama, ikat pinggang lambang Garuda, serta penggunaan sepatu dinas sesuai ketentuan. Khusus bagi pejabat struktural, Andi Dikman juga mengingatkan agar selalu mengenakan tanda jabatan sesuai aturan yang berlaku.
Selain menekankan kedisiplinan dalam berpakaian, ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas, memelihara kesehatan, serta memperkuat kekompakan antarpegawai sebagai modal penting dalam mendukung kinerja organisasi.
“Disiplin tidak hanya tercermin dari pelaksanaan tugas, tetapi juga dari kepatuhan terhadap hal-hal mendasar seperti penggunaan atribut dinas. Di saat yang sama, kita juga harus terus menjaga integritas, kesehatan, dan kebersamaan agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Andi Dikman dalam arahannya.
Melalui kegiatan apel pagi ini, Bapas Makassar terus berupaya menanamkan budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas sebagai bagian dari penguatan tata kelola organisasi serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan Klien Pemasyarakatan.
Narasi: MFZ












