Makassar — Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar mengikuti kegiatan verifikasi lapangan secara virtual oleh Tim Penilai Pemasyarakatan, Kamis (16/4), sebagai tindak lanjut atas terpilihnya Bapas Makassar dalam 6 besar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapas terbaik se-Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh Kepala Bapas Makassar, para pejabat struktural, serta perwakilan pegawai. Verifikasi lapangan menjadi tahapan penting dalam proses penilaian untuk memastikan kesesuaian antara data yang disampaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Dalam proses verifikasi, Tim Penilai dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menggali lebih dalam terkait sejumlah inovasi yang telah dikembangkan oleh Bapas Makassar, termasuk dampaknya terhadap peningkatan kualitas layanan.

Selain itu, tim penilai juga meminta penjelasan mengenai kesiapan Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar dalam menghadapi implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional yang baru. Hal ini mencakup strategi kelembagaan, kesiapan sumber daya manusia, serta penguatan peran pembimbing kemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana modern.

Menanggapi hal tersebut, jajaran Bapas Makassar secara komprehensif memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan, mulai dari pengembangan inovasi layanan, penguatan kapasitas SDM, hingga upaya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar dapat semakin memperkuat posisinya sebagai UPT yang unggul, inovatif, serta adaptif dalam menjawab tantangan pemasyarakatan ke depan.

Narasi: MFZ