MAKASSAR – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar kembali melaksanakan kajian keagamaan rutin setiap Kamis sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian dan nilai spiritual jajaran. Kajian yang berlangsung di Masjid Al-Hidayah Bapas Makassar, Kamis (24/9/2026), menghadirkan Ustadz Bambang Abu Ubaidillah dengan materi thaharah atau bersuci.
Kajian diikuti oleh pegawai dan peserta magang Bapas Makassar. Kegiatan dimoderatori oleh Deny Indra Hermawan dan dirangkaikan dengan apel pagi sebelum memasuki sesi kajian.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Bambang mengajak peserta memahami thaharah tidak hanya sebagai bagian dari persiapan menjalankan ibadah, tetapi juga sebagai pembiasaan untuk menjaga kebersihan dan kesucian dalam kehidupan sehari-hari.
Sejumlah hal praktis menjadi perhatian dalam kajian, di antaranya membiasakan berwudhu dengan benar sebelum salat, menjaga kebersihan tubuh dan pakaian, memastikan perlengkapan bersuci tetap bersih, serta memahami tata cara menghilangkan hadas kecil melalui wudhu.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membersihkan najis yang terdapat pada tubuh, pakaian, maupun tempat ibadah. Kebersihan wadah air untuk bersuci turut menjadi bagian yang ditekankan, sehingga proses bersuci dapat dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan dan kesucian.
Kajian rutin ini menjadi ruang pembelajaran keagamaan yang terus dihadirkan Bapas Makassar untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan kerja. Materi yang diberikan tidak hanya diarahkan pada pemahaman secara teoritis, tetapi juga pada penerapan nilai-nilai agama dalam perilaku sehari-hari.
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, menempatkan kegiatan kajian rutin sebagai bagian dari pembentukan karakter jajaran melalui penguatan nilai spiritual.
“Melalui kajian rutin, kita ingin membangun kebiasaan untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Materi keagamaan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga kebersihan, kedisiplinan, dan sikap dalam melaksanakan tugas,” ujar Surianto.
Kajian kemudian ditutup dengan doa bersama. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar.
Wartawan: MFZ, Editor: IRS

Tinggalkan Balasan