MAKASSAR – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar kembali melaksanakan kajian keagamaan rutin setiap Kamis sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian dan nilai spiritual jajaran. Kajian yang berlangsung di Masjid Al-Hidayah Bapas Makassar, Kamis (1/10/2026), mengangkat tema “Jaga Hak, Jaga Ukhuwah” dengan menghadirkan Ustadz Bambang Abu Ubaidillah sebagai pemateri.

Kajian diikuti oleh pegawai dan peserta magang Bapas Makassar. Melalui tema tersebut, Ustadz Bambang mengajak peserta untuk merefleksikan pentingnya menjaga hak orang lain sekaligus memelihara ukhuwah dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga hak tidak hanya dimaknai sebagai memenuhi kewajiban terhadap orang lain, tetapi juga berkaitan dengan sikap menghormati, menjaga amanah, tidak merugikan sesama, serta menempatkan orang lain secara adil dan proporsional.

Sementara itu, ukhuwah dibangun melalui sikap saling menghargai, menjaga lisan, menghindari prasangka, membantu sesama, dan menjaga hubungan baik. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun di lingkungan kerja.

Kajian juga menjadi ruang untuk menghubungkan nilai-nilai keagamaan dengan pelaksanaan tugas sebagai insan Pemasyarakatan. Penghormatan terhadap hak, kepedulian, dan hubungan yang baik dengan sesama menjadi nilai yang relevan dalam memberikan pelayanan dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab.

Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, menempatkan kajian rutin sebagai bagian dari upaya membangun karakter jajaran melalui penguatan nilai spiritual.

“Menjaga hak dan menjaga ukhuwah adalah nilai yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Harapannya, apa yang kita pelajari dalam kajian tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat tercermin dalam sikap dan cara kita menjalankan tugas serta berinteraksi dengan sesama,” ujar Surianto.

Kajian rutin ini sekaligus menjadi ruang bagi jajaran Bapas Makassar untuk terus belajar, melakukan refleksi, dan memperkuat kebersamaan. Nilai spiritual yang dibangun diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang harmonis dan berintegritas.

Wartawan: MFZ, Editor: IRS