MAKASSAR — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar melaksanakan upacara pelepasan jenazah almarhumah Nursyamwati, Sabtu (3/10/2026), di rumah duka. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir jajaran Bapas Makassar atas pengabdian almarhumah selama menjadi bagian dari keluarga besar Bapas Makassar.
Upacara diikuti jajaran pegawai Bapas Kelas I Makassar serta keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar. Suasana khidmat dan penuh duka mengiringi seluruh rangkaian pelepasan.
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, bertindak selaku inspektur upacara. Dalam amanatnya, Surianto menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhumah Nursyamwati sekaligus penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Bapas Makassar.
Surianto menyampaikan bahwa kepergian almarhumah tidak menjadi tanda berakhirnya hubungan kekeluargaan antara organisasi dan keluarga yang ditinggalkan.
“Kepergian almarhumah tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi kita semua. Namun, wafatnya beliau bukan berarti memutus silaturahmi antara organisasi dan keluarga. Bapas Makassar akan senantiasa membersamai dan menjaga hubungan kekeluargaan dengan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Surianto.
Menurutnya, setiap pengabdian yang diberikan oleh pegawai merupakan bagian dari perjalanan organisasi. Karena itu, jasa dan dedikasi almarhumah akan tetap menjadi bagian dari kenangan keluarga besar Bapas Makassar.
Usai upacara, jenazah almarhumah kemudian diantar menuju masjid di sekitar kediaman untuk pelaksanaan salat jenazah. Jajaran pegawai turut memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan.
Dengan suasana haru, seluruh rangkaian pelepasan menjadi ungkapan duka, penghormatan, sekaligus doa dari keluarga besar Bapas Makassar agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
Wartawan: MFZ, Editor: IRS

Tinggalkan Balasan