PINRANG — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah desa dalam mendukung proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan dan koordinasi Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, bersama Kepala Desa Maritengngae, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Syamsul Taju, Senin (24/8/2026).
Pertemuan tersebut secara khusus membahas rencana pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) di lingkungan Desa Maritengngae sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Pembimbingan Kemasyarakatan berbasis masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Surianto menjelaskan bahwa Kelayan Binter dirancang sebagai wadah kolaborasi antara Bapas dan unsur masyarakat di wilayah tempat tinggal Klien Pemasyarakatan. Melalui keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat, proses reintegrasi diharapkan tidak berhenti pada kembalinya Klien ke lingkungan tempat tinggal, tetapi juga didukung dengan penerimaan, pengawasan sosial, serta dukungan yang memungkinkan Klien kembali menjalankan kehidupan bermasyarakat secara positif.
Surianto juga menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut memiliki dimensi yang lebih luas, termasuk dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan desa. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses reintegrasi dapat menjadi kekuatan sosial untuk membangun lingkungan yang kondusif sekaligus mencegah Klien kembali terlibat dalam perilaku yang berhadapan dengan hukum.
“Reintegrasi sosial tidak bisa hanya menjadi tugas Bapas. Ketika Klien kembali ke tengah masyarakat, lingkungan tempat tinggal memiliki peran yang sangat penting. Karena itu, kita ingin membangun kolaborasi dengan pemerintah desa agar proses pembimbingan dapat berlangsung lebih dekat dengan kehidupan Klien sehari-hari,” ujar Surianto.
Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Maritengngae, Syamsul Taju. Ia menyambut baik rencana pembentukan Kelayan Binter karena dinilai dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan proses pembimbingan dan kehidupan sosial Klien di tengah masyarakat.
Koordinasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun kesepahaman antara Bapas Makassar dan Pemerintah Desa Maritengngae dalam mempersiapkan pembentukan Kelayan Binter di wilayah tersebut.
Melalui perluasan jejaring Kelayan Binter, Bapas Makassar terus mendorong hadirnya ekosistem reintegrasi yang melibatkan pemerintah dan masyarakat secara langsung, sehingga Klien Pemasyarakatan memperoleh ruang yang lebih kuat untuk kembali produktif, diterima, dan berkontribusi secara positif di lingkungan tempat tinggalnya.
Narasi: MFZ
Wartawan: MFZ, Editor: INS

Tinggalkan Balasan