Makassar – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan pembahasan dan pematangan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan radikalisme serta pelaksanaan Pembimbingan Kemasyarakatan, Jumat (14/8).
Pembahasan dilaksanakan melalui Zoom Meeting yang diikuti jajaran Bapas Kelas I Makassar bersama Bagian Operasi Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan Satgaswil Densus 88 Anti Teror Sulawesi Selatan. Dari Bapas Makassar, kegiatan diikuti oleh Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa, Kepala Subsi Bimbingan Kerja Klien Anak, serta Ketua Griya Abhipraya Sombere.
Pertemuan tersebut secara khusus membahas substansi draf PKS yang sebelumnya telah disusun untuk memastikan setiap ketentuan di dalamnya dapat mengakomodasi kebutuhan dan kesepakatan PARA PIHAK. Pembahasan dilakukan secara bersama dengan mencermati sejumlah substansi yang dinilai perlu ditambahkan, disempurnakan, maupun disesuaikan.
Pematangan draf PKS menjadi bagian penting dalam membangun landasan kerja sama yang jelas antara Bapas Makassar dan Densus 88, khususnya dalam memperkuat upaya pencegahan radikalisme melalui pendekatan Pembimbingan Kemasyarakatan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempertemukan fungsi pembimbingan dan reintegrasi sosial dengan upaya pencegahan serta penanganan potensi radikalisme secara terkoordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Melalui pembahasan tersebut, kedua pihak juga memastikan agar ruang lingkup kerja sama nantinya tidak hanya bersifat administratif, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam langkah-langkah operasional yang mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, menegaskan bahwa penyusunan kerja sama perlu dilakukan secara cermat agar setiap bentuk kolaborasi memiliki arah, batas kewenangan, serta mekanisme pelaksanaan yang jelas.
Menurutnya, penguatan sinergi antarlembaga menjadi penting dalam menghadapi persoalan radikalisme, terutama ketika proses reintegrasi sosial membutuhkan dukungan berbagai pihak.
Pembahasan draf PKS selanjutnya akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum memasuki tahapan kesepakatan dan penandatanganan oleh PARA PIHAK. Dengan adanya landasan kerja sama yang komprehensif, sinergi antara Bapas Makassar dan Densus 88 diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi bagian dari komitmen Bapas Kelas I Makassar dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga guna mendukung pelaksanaan Pembimbingan Kemasyarakatan dan menjaga keberhasilan proses reintegrasi sosial Klien.
Narasi: MFZ
Wartawan: MFZ, Editor: INS

Tinggalkan Balasan