Makassar – Griya Abhipraya Sombere Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda Bapas Kelas I Makassar, Andi Moh. Hamka, resmi menerima estafet kepemimpinan Griya Abhipraya Sombere dari Dr. Andi Marwan Eryansyah, Rabu (5/8). Prosesi serah terima berlangsung di Aula Dr. Hasanuddin Massaile Bapas Kelas I Makassar dan disaksikan oleh seluruh jajaran pegawai.
Pergantian kepemimpinan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia yang menetapkan Dr. Andi Marwan Eryansyah sebagai Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Seiring amanah baru tersebut, kepemimpinan Griya Abhipraya Sombere selanjutnya dipercayakan kepada Andi Moh. Hamka untuk melanjutkan berbagai program pembimbingan kemasyarakatan yang telah berjalan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh Dr. Andi Marwan Eryansyah sebagai Ketua Griya Abhipraya Sombere periode 2024–2026. Dalam laporannya, ia memaparkan perjalanan pembentukan Griya Abhipraya Sombere sejak awal berdiri, perkembangan berbagai program pembimbingan yang telah dilaksanakan, inovasi yang berhasil diwujudkan, hingga berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan amanah tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Bapas Kelas I Makassar selaku pembina, seluruh jajaran pengurus, Pembimbing Kemasyarakatan, Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas), serta seluruh mitra kerja yang telah memberikan dukungan sehingga Griya Abhipraya Sombere mampu berkembang menjadi wadah kolaborasi pembimbingan kemasyarakatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Dalam sambutannya, Andi Moh. Hamka mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk melanjutkan kepemimpinan Griya Abhipraya Sombere. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan seluruh pengurus serta para mitra.
“Amanah ini bukanlah tugas yang dapat dijalankan sendiri. Saya berharap dukungan dari seluruh pengurus, Pembimbing Kemasyarakatan, Pokmas Lipas, serta seluruh mitra yang selama ini telah bersama-sama membangun Griya Abhipraya Sombere. Mari kita melangkah bersama, melanjutkan program-program yang telah dirintis, sekaligus menghadirkan inovasi yang semakin bermanfaat bagi Klien Pemasyarakatan dan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Dr. Surianto, menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dimaknai sebagai momentum untuk menjaga kesinambungan program dan memperkuat inovasi. Menurutnya, Griya Abhipraya Sombere telah menjadi salah satu instrumen strategis dalam memperkuat pembimbingan kemasyarakatan berbasis masyarakat, sehingga kepemimpinan baru diharapkan mampu meneruskan capaian yang telah diraih sekaligus mengembangkan kolaborasi yang semakin luas.
Melalui estafet kepemimpinan ini, Griya Abhipraya Sombere diharapkan terus memperkuat perannya sebagai pusat kolaborasi pembimbingan kemasyarakatan yang menghubungkan Bapas dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dunia usaha, perguruan tinggi, Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
Narasi: MFZ
Wartawan: MFZ, Editor: INS

Tinggalkan Balasan