Makassar – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar kembali melaksanakan program rutin Bimbingan Kepribadian bagi Klien Pemasyarakatan di Masjid Al Hidayah Bapas Makassar, Selasa (28/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mempersiapkan klien menjalani proses reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa pidananya.

Kegiatan kali ini menghadirkan Ketua Griya Abhipraya Sombere, Andi Moh. Hamka, sebagai narasumber. Mengangkat tema “Mempersiapkan Diri Kembali ke Tengah Masyarakat”, ia mengajak para klien memahami bahwa keberhasilan reintegrasi tidak hanya ditentukan oleh berakhirnya masa pidana, tetapi juga oleh kesiapan mental, sikap, dan kemampuan membangun kembali hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitar.

Dalam penyampaian materinya, Andi Moh. Hamka tidak hanya menggunakan metode ceramah, tetapi juga melibatkan seluruh peserta melalui berbagai permainan edukatif (games) yang dirancang untuk menggambarkan pentingnya kerja sama, komunikasi, kepercayaan, dan ikatan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pendekatan tersebut, para klien diajak merefleksikan bahwa seseorang yang memiliki hubungan sosial yang positif dengan keluarga, lingkungan, maupun komunitas cenderung memiliki daya tahan yang lebih kuat untuk menghindari perilaku menyimpang dan mengurangi risiko kembali melakukan tindak pidana.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Setiap permainan diakhiri dengan sesi refleksi yang menghubungkan pengalaman peserta selama kegiatan dengan tantangan yang akan mereka hadapi ketika kembali ke masyarakat. Pendekatan partisipatif tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih membekas dibandingkan sekadar penyampaian materi secara konvensional.

Ketua Griya Abhipraya Sombere, Andi Moh. Hamka, menegaskan bahwa proses pembimbingan kepribadian harus mampu membangun keyakinan diri klien untuk memulai kehidupan yang baru.

“Reintegrasi sosial bukan hanya tentang kembali ke masyarakat, tetapi tentang bagaimana kita kembali dengan cara yang lebih baik. Ketika seseorang memiliki hubungan yang sehat dengan keluarga, lingkungan, dan komunitasnya, maka ia memiliki alasan yang lebih kuat untuk mempertahankan kehidupan yang positif dan menjauhi perbuatan yang melanggar hukum,” ujar Andi Moh. Hamka.

Melalui kegiatan bimbingan kepribadian yang dilaksanakan secara rutin, Bapas Kelas I Makassar bersama Griya Abhipraya Sombere terus berupaya menghadirkan pembimbingan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat ketahanan mental, serta menumbuhkan kesiapan klien untuk menjalani kehidupan yang produktif dan bertanggung jawab di tengah masyarakat sebagai bagian dari keberhasilan proses reintegrasi sosial.

Narasi: MFZ

Wartawan: MFZ, Editor: INS