Makassar โ Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar, Surianto, memimpin rapat koordinasi Sub Bagian Tata Usaha yang berlangsung di Ruang Rapat Bapas Makassar, Kamis (25/6). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta staf Sub Bagian Tata Usaha dalam rangka evaluasi kinerja dan penguatan dukungan layanan organisasi.
Rapat kali ini berfokus pada evaluasi pelaksanaan tugas Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) serta pembahasan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dukungan operasional dan layanan di lingkungan Bapas Makassar.
Dalam arahannya, Surianto menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan evaluasi kinerja guna memastikan setiap tugas dapat dilaksanakan secara optimal dan terukur. Menurutnya, seluruh pekerjaan yang mendukung operasional kantor perlu memiliki mekanisme kontrol yang jelas sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.
Selain membahas evaluasi kinerja PPNPN, rapat juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan, kerapihan, dan kenyamanan lingkungan kerja sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Lingkungan kantor yang tertata dengan baik dinilai menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya pelayanan yang profesional dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun pegawai.
โSetiap unsur pendukung organisasi memiliki peran penting dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi institusi. Karena itu diperlukan komitmen bersama untuk menjaga kualitas pekerjaan, meningkatkan kedisiplinan, serta memastikan lingkungan kerja tetap tertata dan mendukung pelayanan yang prima,โ ujar Surianto.
Pada kesempatan tersebut, jajaran peserta rapat juga membahas sejumlah langkah optimalisasi layanan, termasuk penguatan dukungan sumber daya manusia pada unit-unit layanan yang membutuhkan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat dan Klien Pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif dan responsif.
Melalui rapat koordinasi ini, Bapas Makassar terus berupaya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas dukungan administrasi dan operasional, serta memastikan seluruh layanan dapat diberikan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Narasi: MFZ












