Bapas Makassar Ikuti Penguatan Kehumasan, Tingkatkan Kapasitas Publikasi di Era Digital

 

MAKASSAR, JURNAL TIMUR. COM– Dalam upaya memperkuat kualitas komunikasi publik dan membangun citra institusi yang profesional di ruang digital, Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar mengikuti kegiatan Penguatan Kehumasan bertema “Membangun Citra Positif di Era Digital” yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Kamis (26/2), bertempat di aula kantor imigrasi tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pegawai Kantor Imigrasi, perwakilan humas Bapas Makassar, serta perwakilan humas UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Wilayah Makassar dan sekitarnya. Forum ini menjadi ruang kolaborasi sekaligus penguatan kompetensi antarinstansi dalam mengelola informasi publik secara akurat, cepat, dan bertanggung jawab.

Materi kehumasan disampaikan langsung oleh tim Humas Direktorat Jenderal Imigrasi, yang menekankan pentingnya standar penulisan berita yang efektif dan informatif. Peserta dibekali pemahaman teknis mengenai prinsip to the point, berbasis fakta, penggunaan metode 5W1H, struktur piramida terbalik, serta penguatan kredibilitas melalui kutipan langsung narasumber.

Bagi Bapas Makassar, penguatan ini dinilai relevan dengan tuntutan keterbukaan informasi publik di era digital, di mana kecepatan arus informasi harus diimbangi dengan ketepatan substansi. Kehadiran humas yang profesional diharapkan mampu menyampaikan berbagai program pembimbingan dan pelayanan pemasyarakatan secara lebih transparan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

Kepala Bapas Makassar, Surianto, menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan kapasitas kehumasan sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Ia menegaskan bahwa publikasi yang baik bukan sekadar dokumentasi kegiatan, melainkan jembatan komunikasi antara institusi dan masyarakat. “Citra positif lahir dari informasi yang jujur, jelas, dan edukatif. Karena itu, kompetensi kehumasan harus terus diperkuat agar setiap pesan yang disampaikan benar-benar merepresentasikan kinerja dan nilai pemasyarakatan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta diharapkan mampu mendorong sinergi antar-UPT dalam menghadirkan komunikasi publik yang lebih profesional dan adaptif di era digital.

Narasi: MFZ