MAKASSAR – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar, Dr. Surianto, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Kompetensi Kebahasaan Pembimbing Kemasyarakatan dalam Penyusunan Naskah Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), Kamis (15/10). Kegiatan yang berlangsung sejak 12 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas Pembimbing Kemasyarakatan dalam menghasilkan naskah Litmas yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bertempat di Aula Dr. Hasanuddin Massaile, Bapas Makassar, kegiatan ini diikuti oleh Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Makassar serta peserta dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, baik secara luring maupun daring.
Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari para Guru Besar Ilmu Linguistik Universitas Muhammadiyah Makassar. Materi mencakup penerapan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD), ketepatan penggunaan istilah dan tanda baca, penggunaan bahasa objektif, formal, dan profesional, hingga teknik penyuntingan naskah Litmas.
Rangkaian pembelajaran tersebut menekankan bahwa kualitas Litmas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan data dan ketajaman analisis, tetapi juga oleh kemampuan menyajikan hasil penelitian secara jelas, sistematis, objektif, dan sesuai kaidah bahasa. Ketepatan penyusunan kalimat dan pemilihan istilah menjadi penting agar informasi yang dituangkan tidak menimbulkan penafsiran yang keliru.
Dalam penutupan kegiatan, Surianto menekankan pentingnya menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama bimtek dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Peningkatan kompetensi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi tercermin dalam kualitas naskah Litmas yang disusun oleh setiap Pembimbing Kemasyarakatan.
Ia juga mendorong para peserta untuk terus mengembangkan keterampilan menulis dan menyunting, serta membangun kebiasaan memeriksa kembali naskah sebelum diselesaikan. Dengan demikian, Litmas yang dihasilkan dapat menjadi dokumen profesional yang akurat, objektif, dan mendukung proses pengambilan keputusan dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.
Penutupan bimtek ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pengembangan kompetensi kebahasaan selama empat hari. Bapas Makassar berharap bekal yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara konsisten untuk meningkatkan mutu penyusunan naskah Litmas sekaligus memperkuat profesionalisme Pembimbing Kemasyarakatan.
Wartawan: MFZ, Editor: IRS

Tinggalkan Balasan