MAKASSAR — Rangkaian Wisuda dan Pelepasan Pegawai Purnabakti Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar dilanjutkan dengan prosesi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan terakhir jajaran kepada Abd Halid, yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya di lingkungan Pemasyarakatan, Rabu (30/9/2026).
Prosesi yang berlangsung di halaman Bapas Kelas I Makassar tersebut menjadi salah satu momen paling emosional dalam rangkaian pelepasan. Abd Halid bersama istri berjalan melewati barisan Pedang Pora yang dibentuk oleh jajaran pegawai Bapas Makassar.
Dengan iringan musik dan suasana penuh haru, prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan atas perjalanan panjang Abd Halid dalam menjalankan tugas serta kontribusinya bagi Bapas Makassar.
Sebelum prosesi dimulai, disampaikan bahwa Pedang Pora merupakan bagian dari rangkaian pelepasan sebagai bentuk penghargaan kepada pegawai purnabakti yang telah menjalankan tugas dengan loyalitas dan penuh tanggung jawab.
Kepala Bapas Kelas I Makassar bersama Ketua DWP Bapas Makassar turut hadir menyaksikan prosesi tersebut. Kehadiran jajaran pegawai semakin menegaskan suasana kekeluargaan yang menjadi bagian dari momen pelepasan.
Langkah Abd Halid melewati gapura Pedang Pora menjadi simbol berakhirnya satu fase perjalanan kedinasan sekaligus dimulainya babak baru setelah masa pengabdian. Bagi jajaran Bapas Makassar, purnabakti bukan sekadar berakhirnya masa tugas, tetapi juga momentum untuk mengenang dedikasi dan kebersamaan yang telah terbangun.
Prosesi kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih dan penghormatan dari jajaran Bapas Makassar kepada Abd Halid beserta keluarga atas seluruh pengabdian yang telah diberikan.
Wartawan: MFZ, Editor: IRS

Tinggalkan Balasan