MAROS — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar terus memperkuat jejaring kerja sama dengan unsur kewilayahan guna mendukung proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dan penjajakan kerja sama dengan Komando Rayon Militer (Koramil) Mandai, Kabupaten Maros, dalam rangka penguatan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter).

Koordinasi yang berlangsung di Koramil Mandai, Senin (14/9), tersebut dilaksanakan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda Bapas Makassar, Sahabuddin. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara Bapas Makassar dan Koramil Mandai dalam mendukung pelaksanaan Pembimbingan Kemasyarakatan di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai bentuk peran dan dukungan unsur kewilayahan, termasuk pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, dalam membantu proses pembimbingan, pengawasan, serta reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Keterlibatan unsur-unsur tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi Klien dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, menyampaikan bahwa reintegrasi sosial tidak dapat berjalan secara optimal apabila hanya bertumpu pada peran Bapas. Dukungan dari lingkungan tempat Klien tinggal menjadi bagian penting dalam memastikan proses perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Reintegrasi sosial membutuhkan dukungan lingkungan. Karena itu, sinergi dengan aparat kewilayahan menjadi penting agar proses pembimbingan dan pengawasan dapat berjalan lebih optimal, sekaligus menciptakan ruang yang mendukung Klien untuk kembali menjalankan kehidupan secara produktif di masyarakat,” ujar Surianto.

Menurutnya, pembentukan Kelayan Binter diarahkan untuk membangun pola kolaborasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, setiap pihak diharapkan dapat menjalankan peran sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya dalam mendukung keberhasilan pembimbingan serta penerimaan Klien di lingkungan sosialnya.

Koordinasi dengan Koramil Mandai mendapat respons positif dan menjadi bagian dari langkah Bapas Makassar dalam memperluas jejaring Kelayan Binter di wilayah kerja. Jejaring ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan Pembimbingan Kemasyarakatan berbasis masyarakat sekaligus mendorong terciptanya reintegrasi sosial yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Wartawan: MFZ, Editor: IRS