MAKASSAR — Amanah untuk membawa nama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di tingkat nasional menjadi momentum tersendiri bagi Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar, Moch. Fauzan Zarkasi, yang dipercaya mewakili kementerian dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026 pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).
Moch. Fauzan Zarkasi akan mengikuti rangkaian kompetisi yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu-Jumat (26-28 Agustus 2026). Keikutsertaannya menjadi bagian dari delegasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam salah satu ajang nasional yang mempertemukan aparatur sipil negara dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di Indonesia.
MTQ KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari 38 pemerintah provinsi serta 77 kementerian dan lembaga, menjadikan kompetisi ini tidak sekadar menjadi ruang perlombaan, tetapi juga menjadi panggung bagi aparatur negara untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an melalui kemampuan, gagasan, dan karya.
Pada cabang KTIQ, kompetisi tidak hanya menuntut kemampuan menulis, tetapi juga bagaimana peserta mampu membaca persoalan aktual melalui perspektif Al-Qur’an dan menerjemahkannya menjadi gagasan yang relevan dengan kehidupan berbangsa dan penyelenggaraan pemerintahan.
Bagi Moch. Fauzan Zarkasi, keikutsertaan tersebut sekaligus membawa semangat bahwa tugas sebagai aparatur negara tidak berhenti pada ruang kerja dan jabatan yang diemban. Nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghadirkan gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari aparatur pemerintahan.
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada salah satu jajarannya untuk mewakili Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam ajang nasional tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan tersebut merupakan sebuah amanah yang patut diapresiasi sekaligus menjadi kesempatan untuk membawa nama baik kementerian dan Bapas Makassar di tingkat nasional.
“Ini merupakan amanah sekaligus kebanggaan bagi kita. Saya mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Fauzan untuk mewakili Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Semoga kesempatan ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan menjadi pengalaman yang memberikan nilai positif,” ujar Surianto.
Ia menambahkan, keterlibatan pegawai dalam ajang nasional juga menunjukkan bahwa insan pemasyarakatan memiliki ruang untuk terus mengembangkan potensi di luar pelaksanaan tugas kedinasan.
“Yang kita harapkan bukan hanya prestasi, tetapi juga keberanian untuk membawa gagasan dan menunjukkan bahwa pegawai pemasyarakatan memiliki kompetensi serta potensi yang dapat memberikan kontribusi dalam berbagai bidang,” lanjutnya.
Keikutsertaan Moch. Fauzan Zarkasi dalam MTQ KORPRI Nasional 2026 menjadi catatan tersendiri bagi Bapas Makassar. Di tengah tugas Pembimbingan Kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan persoalan sosial dan kehidupan manusia, ruang aktualisasi melalui karya berbasis nilai-nilai Al-Qur’an menjadi bentuk lain dari pengabdian seorang aparatur negara.
Dari ruang kerja pemasyarakatan hingga panggung kompetisi nasional, amanah tersebut membawa satu pesan: bahwa pengabdian kepada negara dapat hadir melalui banyak jalan, termasuk melalui gagasan yang lahir dari nilai-nilai Al-Qur’an.
Narasi: MFZ
Wartawan: MFZ, Editor: INS

Tinggalkan Balasan